Sorry, your browser does not support JavaScript!
Scroll to top
 

5G Indonesia

Teknologi
Oleh ADMINISTRATOR
07 Jan 2020, 15:51:53 WIB

5G Indonesia
Ilustrasi server

      Jaringan Teknologi 5G sekarang menjadi bahan perbincangan di seluruh dunia. Karena mengenal teknologi sekarang semakin canggih, negara-negara majupun berlomba-lomba meningkatkan kualitas jaringan yang mereka, tak terkecuali di Indonesia. Di Indonesia saat ini juga telah hangat-hangatnya dan isu bahwa Indonesia akan meningkatkan kualitas jaringan nya.

      Teknologi 5G diperkitakan untuk kecepatanya bisa sampai 3-4 kali lipat dari jaringan 4G. Dan untuk penerapan 5G itu sendiri memerlukan infrastruktur utama yaitu fiber optik. Untuk dari sisi pendapatan bisnis 5G di Indonesia, ada 3 hal yang harus diperhatikan.

    Yang pertama, perlunya Internet of Things (IoT). Dalam industri yang ada di Indonesia, diantaranya belum menerapkan IoT itu sendiri, sehingga untuk penyedia layanan telekomunikasi harus mempersiapkan hal ini terlebih dahulu.

       IoT adalah sebuah konsep yang berhubungan dan mempunyai kemampuan untuk transfer sebuah data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi antara manusia ke komputer.

     Kedua, ke masalah biaya. Mengenal dengan peningkatan jaringan 4G ke 5G ini juga butuh biaya, apakah masyarakat Indonesia bisa membayar lebih mahal untuk jaringan 5G ini?

   

Keterangan Foto : Ilustrasi industri konten berbasis penyedia video (Youtube)

        Yang terakhir, yaitu berhubungan dengan industri konten yang ada di Internet saat ini. Sekarang sebagian masyarakat sudah mulai melakukan sebuah konten berlangganan, entah itu dalam harian, bulanan, bahkan tahunan. Contoh industri konten yaitu seperti penyedia film, penyedia musik, dan lain-lain. Masalah yang harus dihadapi untuk penyedia layanan telekomunikasi adalah harus membuat inovasi atau model bisnis baru dengan memperbanyak konten, karena konten digital saat ini banyak dinikmati oleh masyarakat, bukan hanya menawarkan penjualan paket data, tapi juga bisa menjual sebuah konten.

Tinggalkan komentar Anda via Disqus


Tulis komentar