Sorry, your browser does not support JavaScript!
Scroll to top
 

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Ternak adalah Tugas Bersama

Seputar Kominfo
Oleh ADMINISTRATOR
14 Jun 2022, 12:00:06 WIB

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Ternak adalah Tugas Bersama

Menyikapi penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak terutama Sapi, Dinas Komunikasi dan InformatikaKabupaten Kedirimengadakan pertemuan Badan Koordinasi Informasi Masyarakat (BAKOINMAS)diRuang Kilisuci, Kantor PemerintahKabupatenKediri, Selasa, (14/06).

Dalam forum yang dihadiri oleh SKPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Kediri ini,Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika(Kominfo)Kabupaten Kediri,Drs. Sri Ilham Wahyu Subekti, M.Si menegaskan pencegahan dan pengendalian wabahPMKtidak hanyatanggung jawab satuSKPDsaja yaituDinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediritetapi menjadi tugas bersama seluruh jajaran Pemkab Kediri.“Meskipun tidak membidangi secara teknis namun sebagai jajaran pemerintah Kabupaten Kediri, kita adalah agen informasi kebijakan dan program pemerintah yang juga memiliki tugas dan peran dalam penyampaian informasi yang benar kepada masyarakat”,disampaikanKepala DinasKominfo,Drs. Sri Ilham Wahyu Subekti, M.Sidalam sambutannya. Acara Bakoinmas ini ditujukan agar jajaran Pemkab Kediri mendapatkan pemahaman informasi yang benar tentang PMK ini dariDinas Ketahanan Pangan dan PeternakanKabupaten Kediri yang terkait secara teknis sehingga bisa meneruskan informasi tersebut ke masyarakat dan membantu memfilter jika di masyarakat ada informasi yang tidak benar atau hoaks.

Di forum yang sama,Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan,drh. Tutik Purwaningsih menjelaskan bahwa penyakit PMK menimbulkan dampak kerugian ekonomi yang sangat besar. “Lalu lintas ternak terhambat. Distribusi produk hewan terhambat. Penurunan produksi susu,Kematian ternak akibat wabah. Muncul isu di masyarakat tentang keamanan daging dan susu sehingga penjualan menurun”, jelasnya .

Maka dari itu, drh. Tutik berharap masyarakat segera melaporkan kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri jika menemukan hewan ternak yang terduga terjangkit penyakit mulut dan kuku karena penyakit ini dapat menyebar dengan sangat cepat  mengikuti arus transportasi daging dan ternak terinfeksi.Agar kasus yang ada bisa segeraditindaklajuti dan penyebaran wabah PMK di Kabupaten Kediribisa diminimalisirdan tidak sampai terjadi kematian pada hewan ternak.drh. Tutik juga menyampaikanmasyarakat tidak perlu khawatir karena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak tidak menular kepada manusia, serta dagingnya aman untuk di konsumsi.

Awal mulakasus PMKdi Kabupaten Kediriditemukan di Kecamatan Kandanganyang merupakanperbatasan Kabupaten Kediri dengan Malang. Agar tidak menyebar semakin luas, MasBupati Kediri,Mas Dhitosegeramengambil kebijakan denganmelakukanpengetatan dan pengawasan lalu lintas ternak di Kabupaten Kedirisertamengambil langkah-langkah strategis pengendalian penyakit pada hewan ternak itu (ehm/pip)

Tinggalkan komentar Anda via Disqus


Tulis komentar